Kekhawatiran besar menyelimuti Real Madrid dan tim nasional Inggris setelah Jude Bellingham mengalami cedera yang tampak serius pada akhir pekan lalu. Gelandang andalan Los Blancos itu harus meninggalkan lapangan lebih awal dalam laga La Liga melawan Rayo Vallecano, Minggu (1/2), dengan kondisi emosional yang sulit disembunyikan.
Insiden tersebut langsung memicu spekulasi luas, mengingat Piala Dunia 2026 semakin dekat dan Bellingham merupakan salah satu pilar penting bagi Inggris.
Cedera Datang di Menit-Menit Awal
Bellingham bahkan belum sepenuhnya “panas” saat musibah itu terjadi. Baru kurang dari 10 menit bermain, pemain berusia 22 tahun tersebut berusaha mengejar umpan panjang ke sisi kanan. Dalam sprint kecepatan tinggi, ia tiba-tiba kehilangan kendali dan langsung memegangi bagian belakang paha kirinya.
Gerakannya terhenti seketika. Bellingham terpincang, lalu jatuh ke atas rumput dengan ekspresi yang menunjukkan rasa sakit hebat. Dari raut wajahnya, jelas terlihat bahwa cedera ini bukan sekadar gangguan ringan.
Tangis di Pinggir Lapangan
Tim medis Real Madrid segera memasuki lapangan untuk memberikan penanganan awal. Kylian Mbappe dengan cepat memberi isyarat ke bangku cadangan bahwa pergantian pemain tak terelakkan.
Pelatih interim Real Madrid, Alvaro Arbeloa, pun melakukan perubahan di luar rencana. Brahim Diaz dimasukkan sebagai pengganti, sementara Bellingham berjalan meninggalkan lapangan dengan wajah tertutup kaus, sambil menahan tangis. Momen tersebut menjadi gambaran betapa beratnya cedera yang ia rasakan.
Menunggu Diagnosis, Operasi Jadi Bayang-Bayang
Hingga kini, Bellingham masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan cederanya serta estimasi waktu pemulihan. Harapan tentu ada, namun indikasi awal membuat banyak pihak waswas.
Musim 2025/26 sendiri sudah cukup melelahkan bagi Bellingham dari sisi kebugaran. Ia sempat menepi di awal musim usai menjalani operasi bahu pada musim panas 2025, sebuah prosedur yang dilakukan demi mengatasi masalah jangka panjang yang terus mengganggunya.
Kehilangan Besar bagi Real Madrid
Absennya Bellingham jelas menjadi pukulan bagi Arbeloa. Sebelumnya, sang gelandang selalu dimainkan penuh bersama nama-nama kunci seperti Thibaut Courtois, Fede Valverde, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior dalam empat pertandingan terakhir.
Menariknya, sebelum laga kontra Vallecano, Arbeloa sempat ditanya soal pemain yang “tak tergantikan” di skuadnya. Ia menegaskan bahwa para bintang tersebut selalu dipercaya karena kualitas mereka yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja, terutama dalam momen krusial.
Dampak ke Timnas Inggris
Di level klub, Real Madrid masih bisa tersenyum tipis setelah Vinicius Junior membuka keunggulan beberapa menit usai Bellingham ditarik keluar. Meski Rayo Vallecano sempat menyamakan skor, penalti Mbappe di akhir laga memastikan kemenangan 2-1 bagi Los Blancos dan menjaga tekanan pada Barcelona dalam perburuan gelar.
Namun di level internasional, situasinya jauh lebih rumit. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, telah menegaskan bahwa tak ada pemain yang mendapat jaminan tempat di skuad Piala Dunia. Dengan laga uji coba terakhir dijadwalkan pada Maret, waktu Bellingham untuk kembali bugar semakin menipis.
Jika pemulihan berjalan lambat, ia mungkin harus mengandalkan reputasi serta performa masa lalunya, sementara para pesaing berpeluang menunjukkan diri sebagai opsi utama di peran No.10 untuk The Three Lions.
liputan oleh Goalpedia.me
