Nama Ole Gunnar Solskjaer kembali mencuat di internal Manchester United. Mantan manajer Setan Merah itu disebut-sebut menjadi kandidat terdepan untuk mengisi posisi manajer interim menyusul pemecatan Ruben Amorim, membuka peluang reuni yang tak banyak diduga sebelumnya.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa manajemen United tengah menjajaki sejumlah opsi jangka pendek, dan Solskjaer masuk dalam daftar teratas. Pelatih asal Norwegia tersebut diketahui masih menetap di kawasan Cheshire dan dikabarkan terbuka untuk kembali membantu klub yang pernah ia tangani hingga 2021.
Menurut The Athletic, Solskjaer dipandang sebagai sosok yang memahami kultur klub dan dinilai mampu menstabilkan ruang ganti dalam situasi transisi. Selain dirinya, nama Ruud van Nistelrooy juga masuk pertimbangan, setelah sebelumnya sempat menjalani peran interim sebelum Amorim datang menggantikan Erik ten Hag pada 2024.
Solskjaer sendiri pernah mengungkapkan betapa besar arti Manchester United dalam kariernya. Ia mengakui tekanan sebagai manajer jauh berbeda dibandingkan saat masih menjadi pemain, namun menilai tanggung jawab tersebut sebagai sebuah kehormatan. Ia juga menyinggung bahwa periode akhir masa jabatannya diwarnai rentetan hasil buruk yang sulit ditoleransi di klub sebesar United.
Selama menangani Setan Merah, Solskjaer mencatatkan pencapaian yang cukup solid. Meski gagal mempersembahkan trofi, ia sukses membawa United finis di empat besar Liga Primer dalam dua musim beruntun, sebuah catatan yang terakhir kali diraih pada era Sir Alex Ferguson. Ia juga mengantarkan tim ke final Liga Europa 2020/21, meski harus puas menjadi runner-up usai kalah adu penalti dari Villarreal.
Usai meninggalkan Old Trafford, Solskjaer sempat melatih Besiktas. Namun kiprahnya di Turki berakhir pada Agustus lalu setelah timnya tersingkir di babak play-off Liga Konferensi Eropa. Dalam beberapa kesempatan, ia mengaku tetap mengikuti perjalanan Manchester United dan merasakan ikatan emosional yang kuat dengan klub tersebut.
Dukungan terhadap kemungkinan kembalinya Solskjaer juga datang dari sejumlah pengamat. Jamie O’Hara menilai Solskjaer bisa menjadi solusi jangka pendek yang masuk akal untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain. Sementara itu, Teddy Sheringham pernah menyebut bahwa situasi United saat ini justru membuat pemecatan Solskjaer di masa lalu terlihat tidak seburuk yang dibayangkan.
Untuk sementara, Manchester United akan dipimpin pelatih U-21 Darren Fletcher saat menghadapi Burnley di lanjutan Liga Primer. Di balik layar, manajemen klub terus bergerak mencari sosok yang tepat untuk mengisi kursi manajer, baik secara interim maupun permanen, demi mengarahkan kembali klub ke jalur yang diharapkan.
Liputan oleh Goalpedia.me
