Scholes Bongkar Rekrutan Terburuk Manchester United: “Tak Profesional dan Bahkan Tak Bisa Menendang Bola”

Scholes Bongkar Rekrutan Terburuk Manchester United: “Tak Profesional dan Bahkan Tak Bisa Menendang Bola”

Legenda Manchester United, Paul Scholes, secara terbuka mengungkap siapa sosok rekrutan terburuk yang pernah menjadi rekan setimnya selama dua dekade karier di Old Trafford. Dalam pengakuan blak-blakan itu, Scholes menyoroti satu nama yang menurutnya jauh dari standar profesionalisme klub sebesar Manchester United.

Sepanjang 20 musim berseragam Setan Merah, Scholes meraih 12 gelar Liga Premier dan dua trofi Liga Champions, serta berbagi ruang ganti dengan pemain-pemain elite dunia seperti Eric Cantona, Cristiano Ronaldo, hingga Wayne Rooney. Namun, tidak semua pemain meninggalkan kesan positif baginya.

Bosnich Jadi Sorotan Utama

Dalam sebuah episode The Overlap, Scholes diminta menyebutkan rekrutan terburuk Manchester United selama masa bermainnya. Banyak pihak kerap menyebut Juan Sebastian Veron—yang didatangkan dengan rekor transfer £28 juta dari Lazio pada 2001—sebagai pembelian gagal. Namun Scholes justru membela Veron dan mengalihkan sorotan ke mantan penjaga gawang United, Mark Bosnich.

Menurut Scholes, Bosnich datang dengan reputasi kuat setelah tampil impresif bersama Aston Villa. Akan tetapi, kenyataan di United sangat berbeda.

“Dia sangat tidak profesional. Itu benar-benar konyol,” ujar Scholes. “Dalam latihan tembakan, biasanya ada 15 sampai 20 tembakan. Setelah tiga tembakan saja, dia sudah kelelahan dan minta diganti.”

Kritik Pedas soal Kemampuan Dasar

Tak berhenti di situ, Scholes juga mengungkap kelemahan mendasar Bosnich sebagai penjaga gawang. Ia mengaku terkejut melihat Bosnich kesulitan melakukan tendangan gawang jarak jauh.

“Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Dia tidak bisa menendang bola,” kata Scholes. “Kami bermain melawan Everton, tidak ada angin, kondisi sempurna, tapi dia tidak bisa mencapai garis tengah. Kakinya besar, ukuran 14, dan dia sering menendang tanah.”

Masalah di Luar Lapangan

Kisah Bosnich di United juga diwarnai kontroversi di luar lapangan. Hanya sepekan setelah bergabung pada 1999 sebagai penerus Peter Schmeichel, ia terlambat satu jam ke pernikahannya sendiri karena sempat bermalam di sel polisi usai terlibat perkelahian dengan fotografer dalam pesta bujang.

Sir Alex Ferguson, yang pernah merekrut Bosnich saat masih remaja, disebut tidak terkesan pada periode keduanya bersama sang kiper. Bosnich bahkan sempat dicap kelebihan berat badan dan kurang disiplin. Meski begitu, ia tetap menjadi pilihan utama pada musim 1999/2000 dan membantu United menjuarai Liga Premier.

Namun kebersamaan itu tak bertahan lama. Kontrak Bosnich diputus 18 bulan kemudian, sebelum ia melanjutkan karier ke Chelsea. Di sana, kariernya justru semakin terpuruk setelah gagal tes narkoba pada 2002, yang berujung pada pemecatan dan larangan bermain selama sembilan bulan.

Dalam pengakuan terbuka, Bosnich kemudian mengakui kecanduan narkoba, sebuah fase kelam yang menutup perjalanan kariernya di level tertinggi sepak bola Inggris.

liputan oleh Goalpedia.me