Tottenham Hotspur akhirnya menuntaskan kepulangan Conor Gallagher ke Inggris. Gelandang timnas Inggris itu ditebus Spurs dari Atletico Madrid dengan nilai transfer mencapai €40 juta, sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depannya di Spanyol.
Spurs Amankan Tanda Tangan Gallagher
Tottenham mengumumkan secara resmi perekrutan Gallagher dari Atletico Madrid, dengan sang pemain menandatangani kontrak jangka panjang. Klub London utara tersebut berhasil mengalahkan persaingan dari Aston Villa untuk mendapatkan jasanya, sebuah langkah yang dinilai krusial bagi manajer Thomas Frank di tengah krisis cedera yang melanda lini tengah.
Gallagher sebelumnya bergabung dengan Atletico Madrid pada 2024 usai meninggalkan Chelsea. Selama musim perdananya di Spanyol, ia mencatatkan 50 penampilan dan mencetak empat gol. Namun, perannya di musim 2025/26 menurun signifikan di bawah arahan Diego Simeone, dengan hanya empat kali tampil sebagai starter di LaLiga.
Target Utama: Menit Bermain dan Piala Dunia 2026
Kepindahan ke Tottenham membuka peluang baru bagi Gallagher untuk kembali menjadi pilihan utama. Selain mengincar tempat reguler di starting XI Spurs, gelandang berusia 25 tahun itu juga berharap performanya di Premier League dapat memperbesar kans masuk skuad Inggris menuju Piala Dunia 2026.
Dalam pernyataan resmi klub, Tottenham menyebut Gallagher sebagai tambahan penting bagi skuad utama, terutama karena pengalaman dan karakter kepemimpinannya.
Gallagher Antusias Sambut Tantangan Baru
Gallagher mengaku antusias memulai petualangan barunya bersama Spurs. Ia menilai proses kepindahan berlangsung cepat dan lancar, serta merasa Tottenham adalah klub yang tepat untuk melanjutkan kariernya.
Ia juga menyoroti dukungan suporter sebagai salah satu faktor yang membuatnya bersemangat, dengan harapan bisa menciptakan momen-momen istimewa bersama klub barunya.
Thomas Frank: Gallagher Tambahan Ideal
Thomas Frank menilai Gallagher sebagai gelandang komplet yang memiliki kombinasi energi, pengalaman, dan mentalitas kepemimpinan. Pengalaman sang pemain di Premier League, LaLiga, hingga level internasional dinilai akan membawa dampak instan bagi ruang ganti Tottenham.
Frank juga menekankan bahwa kemampuan menekan, daya jelajah tinggi, serta naluri mencetak gol Gallagher akan sangat membantu tim di area krusial lapangan.
Kalahkan Villa, Spurs Bergerak Cepat
Minat Tottenham terhadap Gallagher sejatinya sudah ada sejak lama, namun rivalitas dengan Chelsea sempat menghambat realisasi transfer. Situasi di Atletico Madrid yang membuat menit bermain Gallagher berkurang menjadi momentum bagi Spurs untuk bergerak.
Aston Villa sempat masuk dalam perburuan karena Unai Emery menginginkan gelandang energik, namun akhirnya harus mengakui keunggulan Tottenham dalam negosiasi.
Solusi Krisis Lini Tengah Spurs
Kedatangan Gallagher menjadi angin segar bagi Frank setelah Rodrigo Bentancur dipastikan absen sekitar tiga bulan akibat cedera paha. Selain itu, beberapa pemain kunci seperti James Maddison dan Dejan Kulusevski juga masih belum tampil musim ini, sementara Mohammed Kudus harus menepi hingga setelah jeda internasional Maret.
Dengan statusnya sebagai pemain homegrown, Gallagher juga memberi keuntungan tambahan dalam komposisi skuad, terlebih setelah kepergian Brennan Johnson ke Crystal Palace.
Langkah Tottenham mendatangkan Gallagher dinilai sebagai sinyal kuat ambisi klub untuk tetap kompetitif di Premier League dan kompetisi Eropa musim ini.
liputan oleh Goalpedia.me
