Langkah mengejutkan datang dari legenda Juventus, Paolo Montero. Pria asal Uruguay itu dikabarkan segera memutus kontraknya dengan Bianconeri demi menerima tawaran melatih klub divisi dua Uni Emirat Arab, Al-Ittifaq. Kepindahan ini sekaligus membuka peluang reuni menarik dengan Mario Balotelli yang lebih dulu bergabung ke klub tersebut.
Ikatan Panjang Montero dengan Juventus
Nama Montero memiliki tempat khusus dalam sejarah Juventus. Ia memperkuat klub raksasa Turin itu selama hampir satu dekade sejak 1996 hingga 2005, meraih berbagai trofi dan dikenal sebagai bek tangguh dengan karakter kuat.
Setelah pensiun pada 2007, Montero sempat menjauh sebelum kembali ke Juventus pada 2022 untuk menangani tim usia muda, dimulai dari skuad U-19. Kepercayaan klub kepadanya semakin terlihat ketika ia ditunjuk sebagai pelatih interim tim utama pada musim semi 2024, menyusul pemecatan Massimiliano Allegri tak lama setelah keberhasilan di Coppa Italia. Meski hanya memimpin dua laga, momen tersebut menjadi penegasan hubungan emosional dan profesional yang kuat antara Montero dan klub.
Tantangan di Juventus Next Gen
Usai tugas sementara di tim senior, Montero dipercaya memimpin Juventus Next Gen untuk musim 2024/25. Namun, kiprahnya di kasta ketiga sepakbola Italia tidak berjalan mulus. Tim kesulitan meraih hasil positif dan terjebak di papan bawah klasemen. Catatan satu kemenangan dan sepuluh kekalahan dari 15 pertandingan membuatnya harus mengakhiri jabatan lebih cepat pada November 2024.
Meski demikian, ia tetap terikat kontrak administratif dengan Juventus hingga kini, sebelum akhirnya memilih memutus kerja sama demi peluang baru di Timur Tengah.
Reuni Tak Terduga dengan Mario Balotelli
Kepindahan ke Al-Ittifaq akan mempertemukan Montero dengan Mario Balotelli. Striker Italia yang dikenal penuh kontroversi itu baru saja bergabung secara gratis bulan lalu. Di usia 35 tahun, Balotelli masih menjadi magnet besar di kawasan Teluk.
Montero diharapkan mampu menghadirkan disiplin dan struktur permainan yang jelas untuk memaksimalkan kontribusi Balotelli di fase akhir kariernya. Kombinasi karakter keras Montero dan bakat alami Balotelli menjadi daya tarik tersendiri bagi proyek ambisius klub tersebut.
Proyek Ambisius Al-Ittifaq
Al-Ittifaq tengah membangun fondasi kuat untuk promosi ke kasta tertinggi. Dimiliki oleh pengusaha Italia, Pietro Laterza, klub ini aktif memanfaatkan jaringan Serie A. Beberapa nama seperti Douglas Costa dan Daniele Baselli disebut masuk dalam radar perekrutan berikutnya.
Kehadiran Montero diyakini akan membawa sentuhan Eropa dalam aspek taktik dan mentalitas bertanding. Pengalamannya membina pemain muda dan menangani tim besar menjadi modal penting dalam membentuk skuad kompetitif.
Babak Baru Sang Ikon
Bagi Montero, langkah ini bukan sekadar pindah klub, melainkan kesempatan membangun ulang reputasi kepelatihan di lingkungan baru yang relatif minim tekanan media Italia. Ia berpeluang membuktikan kapasitasnya sekaligus mengangkat nama Al-Ittifaq sebagai kekuatan baru di sepakbola UEA.
Sementara itu, Juventus harus melepas salah satu figur loyal yang pernah menjadi simbol ketangguhan lini belakang mereka. Sorotan kini beralih ke Timur Tengah, tempat kolaborasi unik antara mantan bek legendaris dan penyerang flamboyan akan segera dimulai.
liputan oleh Goalpedia.me
