Mbappe Enggan Ambil Risiko, Bintang Real Madrid Pilih Menepi Hingga Pulih Total

Mbappe Enggan Ambil Risiko, Bintang Real Madrid Pilih Menepi Hingga Pulih Total

Situasi Kylian Mbappe di Real Madrid kembali menjadi sorotan. Penyerang andalan Los Blancos itu dikabarkan menolak kembali merumput sebelum benar-benar pulih dari cedera lutut yang masih mengganggunya. Sikap tegas ini membuat Mbappe berpeluang besar absen saat Madrid menghadapi Levante, bahkan statusnya untuk laga Liga Champions kontra AS Monaco pun masih tanda tanya.

Mbappe bersikukuh menunggu kondisi ideal

Menurut laporan L’Equipe, Mbappe hanya ingin kembali bermain ketika ia merasa sepenuhnya bebas dari rasa tidak nyaman di lutut kirinya. Meski cederanya tidak tergolong parah, pemain internasional Prancis itu memilih bersikap hati-hati dan menolak memaksakan diri di tengah fase krusial musim.

Mbappe sejatinya sempat mempercepat proses pemulihan dengan tampil sebagai pemain pengganti di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona pada awal Januari. Namun keputusan itu kini menjadi pelajaran berharga, dan ia tak ingin mengulang risiko serupa dalam beberapa pekan ke depan.

Cedera, final Piala Super, dan awal sulit era Arbeloa

Mbappe menjalani pemindaian MRI pada 31 Desember dan sebenarnya direkomendasikan untuk absen lebih lama. Namun, ia memangkas masa pemulihan demi tampil di laga prestisius melawan Barcelona—yang berakhir pahit bagi Madrid.

Sejak itu, situasi Real Madrid belum stabil. Pelatih anyar Alvaro Arbeloa mengawali kiprahnya dengan kekalahan mengejutkan 3-2 dari Albacete di Copa del Rey, laga yang juga dilewatkan Mbappe. Absennya sang bintang semakin terasa di tengah minimnya ide dan ketajaman tim.

Masuk skuad atau tetap menepi?

Meski laporan dari Prancis menyebut Mbappe kemungkinan absen kontra Levante, Arbeloa memberi sinyal berbeda. Dalam konferensi pers, ia memastikan sang penyerang setidaknya akan masuk dalam skuad pertandingan.

“Dia membaik dan akan masuk skuad,” ujar Arbeloa singkat, tanpa menjelaskan apakah Mbappe akan benar-benar dimainkan.

Arbeloa pasang badan atas hasil buruk

Arbeloa juga kembali menegaskan bahwa seluruh tanggung jawab atas kekalahan dari Albacete ada di pundaknya, bukan pada pemain atau pelatih sebelumnya.

“Apa yang terjadi di Albacete adalah tanggung jawab saya. Kurang ide, permainan, dan kebugaran—semuanya. Hanya ada satu orang yang harus disalahkan, dan itu pelatih Real Madrid,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan untuk tidak membawa beberapa pemain, termasuk Mbappe, murni demi menghindari risiko cedera yang lebih besar.

Fokus Mbappe ke target besar

Bagi Mbappe, kehati-hatian ini tak lepas dari target jangka panjangnya. Dengan Piala Dunia 2026 semakin dekat, ia tak ingin kondisi fisiknya terganggu oleh keputusan tergesa-gesa. Laga-laga besar melawan Monaco, Villarreal, dan Benfica sudah menanti, dan Mbappe ingin memastikan dirinya kembali dalam kondisi terbaik.

Kini keputusan akhir ada pada perkembangan fisiknya. Jika tak ada kemunduran, publik Bernabeu kemungkinan tak perlu menunggu terlalu lama untuk melihat Mbappe kembali memimpin lini serang Madrid.

liputan oleh Goalpedia.me