Megabintang Inter Miami, Lionel Messi, secara terbuka mengungkapkan satu penyesalan dalam hidupnya: tidak memanfaatkan masa muda untuk belajar bahasa Inggris. Kini berkarier di Amerika Serikat bersama Inter Miami, Messi mengakui keterbatasan bahasa sempat membuatnya merasa tidak percaya diri dalam sejumlah kesempatan.
Adaptasi di MLS
Sejak bergabung dengan Inter Miami CF pada 2023 setelah meninggalkan Paris Saint-Germain, Messi menjalani babak baru dalam kariernya di Major League Soccer. Ia mengaku memahami percakapan dalam bahasa Inggris, tetapi enggan berbicara karena rasa malu.
Di atas lapangan, kontribusinya tetap luar biasa. Ia membantu klub meraih gelar Leagues Cup, Supporters’ Shield, hingga MLS Cup, sekaligus terus menambah koleksi prestasi individu dalam karier panjangnya.
Pengakuan Terbuka Soal Penyesalan
Dalam sebuah podcast, Messi menyebut tidak belajar bahasa Inggris sebagai keputusan yang kini ia sesali. Ia merasa kehilangan kesempatan untuk berbincang lebih leluasa dengan banyak tokoh penting yang ditemuinya sepanjang karier.
Menurutnya, ada momen ketika ia berada di antara pribadi-pribadi hebat namun tidak mampu terlibat percakapan secara aktif. Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa waktu yang ia miliki saat muda seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memperkaya diri.
Kini, ia menekankan pentingnya pendidikan kepada anak-anaknya, terutama soal belajar dan mempersiapkan masa depan sejak dini.
Perjalanan dari Rosario ke Barcelona
Messi meninggalkan Rosario pada usia 13 tahun untuk bergabung dengan akademi FC Barcelona, La Masia. Ia mengakui masa-masa terakhir sekolahnya di Argentina tidak berjalan baik karena sudah mengetahui akan pindah ke Spanyol.
Di Barcelona, ia menyelesaikan pendidikan bersama para pemain muda lain di akademi, sebelum akhirnya menjelma menjadi ikon klub dan salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Sepak Bola sebagai Guru Kehidupan
Peraih Piala Dunia 2022 bersama Argentina itu juga menegaskan bahwa sepak bola memberinya banyak pelajaran hidup. Dari Barcelona, Paris Saint-Germain, hingga kini di Amerika Serikat, ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga yang membentuk karakter dan cara pandangnya.
Baginya, sepak bola bukan sekadar profesi, melainkan jalan hidup yang menghadirkan nilai, persahabatan, dan kesempatan mengenal berbagai budaya di seluruh dunia.
Fokus pada Laga Berikutnya
Inter Miami kini berupaya bangkit setelah hasil kurang memuaskan di awal musim MLS, termasuk kekalahan dari LAFC. Messi sempat menjadi sorotan karena emosinya memuncak usai pertandingan, namun tinjauan liga memastikan tidak ada pelanggaran serius yang dilakukan.
Laga berikutnya akan mempertemukan Inter Miami dengan Orlando City pada 1 Maret, di mana Messi dan rekan-rekannya memburu kemenangan perdana musim ini.
liputan oleh Goalpedia.me
