Sorotan terhadap Lennart Karl kian menguat seiring pesatnya perkembangan sang wonderkid bersama Bayern Munich. Meski masih menikmati proses tumbuh di Allianz Arena, pemain muda asal Jerman itu secara jujur mengakui bahwa Real Madrid merupakan destinasi impian dalam perjalanan kariernya.
Nama Karl mulai diperbincangkan luas setelah ia mencatatkan penampilan impresif di Bundesliga dan Liga Champions pada usia yang sangat muda. Bayern tidak ragu memberinya panggung besar, menegaskan bahwa usia bukan penghalang bagi talenta istimewa. Namun, pengakuan terbuka Karl tentang ambisinya tentu menjadi perhatian tersendiri bagi raksasa Bavaria.
Dalam pandangan Karl, Bayern tetap berada di posisi istimewa. Ia menyebut bermain untuk klub tersebut sebagai sebuah mimpi yang sedang ia jalani. Meski begitu, ia tidak menutup mata terhadap daya tarik Real Madrid, klub yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai magnet bagi pemain-pemain paling ambisius di dunia.
Real Madrid sendiri masih memegang aura besar di sepakbola Eropa. Di bawah kepemimpinan Florentino Perez, Los Blancos identik dengan perekrutan pemain kelas dunia melalui pendekatan “Galacticos”. Sejarah panjang itu menjadikan Madrid tetap menjadi tujuan utama bagi banyak talenta muda yang bercita-cita mencapai puncak karier.
Karl mengungkapkan ambisinya saat bertemu dengan para penggemar di Jerman. Ia menyatakan bahwa meski saat ini fokus penuh bersama Bayern, suatu hari nanti ia ingin mengenakan seragam Real Madrid. Pengakuan tersebut disampaikannya dengan nada santai, namun cukup jelas menunjukkan arah mimpi jangka panjangnya.
Di dalam skuad Bayern, Karl sudah memberi kontribusi nyata dengan enam gol dari 22 penampilan musim ini. Ia menjadi salah satu pemain muda yang paling menonjol, sekaligus mitra yang efektif bagi Harry Kane di lini serang. Penyerang timnas Inggris itu memuji kualitas Karl, terutama kemampuannya beroperasi di ruang sempit, kelincahan, serta etos kerja tanpa bola.
Kane menilai kehadiran Karl sangat membantu Bayern saat menghadapi lawan yang bermain defensif. Ia bahkan menyamakan gaya bermain Karl dengan Jamal Musiala, terutama dalam hal membuka ruang dan menciptakan peluang di situasi sulit.
Pujian juga datang dari legenda Bayern, Thomas Muller. Mantan juara Piala Dunia itu menilai Karl memiliki teknik penyelesaian akhir yang istimewa, sekaligus insting mencetak gol yang tidak dimiliki semua pemain muda. Namun, Muller menekankan bahwa kunci perkembangan Karl ke level tertinggi terletak pada konsistensinya dalam menciptakan peluang, bukan sekadar memanfaatkannya.
Bayern menyadari besarnya potensi yang dimiliki Karl dan bertekad memberikan lingkungan terbaik untuk perkembangannya. Di saat yang sama, mereka tentu berharap dapat mempertahankan sang wonderkid selama mungkin, sembari menyaksikan apakah mimpi bermain di Santiago Bernabeu suatu hari nanti akan benar-benar terwujud.
Liputan oleh Goalpedia.me
