Isak Angkat Bicara Usai Operasi Patah Kaki, Kirim Pesan Menyentuh untuk Pendukung Liverpool

Isak Angkat Bicara Usai Operasi Patah Kaki, Kirim Pesan Menyentuh untuk Pendukung Liverpool

Alexander Isak akhirnya menyampaikan kabar langsung kepada publik setelah menjalani operasi akibat cedera patah kaki yang dialaminya saat membela Liverpool. Striker asal Swedia itu mengalami insiden serius dalam kemenangan 2-1 The Reds atas Tottenham Hotspur di London Utara, Minggu (21/12).

Pada laga tersebut, Isak sempat menjadi pembuka keunggulan Liverpool di awal babak kedua. Namun, momen gol itu langsung berubah menjadi petaka setelah ia diterjang tekel bek Spurs, Micky van de Ven. Isak terjatuh dan tak mampu melanjutkan pertandingan, bahkan tanpa sempat merayakan golnya.

Kondisi Cedera Alexander Isak

Pihak Liverpool kemudian mengonfirmasi bahwa Isak harus menjalani tindakan operasi pada bagian pergelangan kaki serta tulang betisnya pada Senin (22/12) waktu setempat. Cedera ini menjadi pukulan berat bagi sang pemain, mengingat gol ke gawang Tottenham tersebut baru merupakan gol keduanya di Premier League sejak direkrut dari Newcastle United dengan nilai transfer fantastis mencapai £125 juta pada akhir bursa transfer musim panas lalu.

Dengan kondisi tersebut, Isak dipastikan harus menepi cukup lama dan fokus pada proses pemulihan sebelum kembali merumput bersama Liverpool.

Pesan Pertama Isak untuk Para Fans

Melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (23/12), Isak menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendukung Liverpool yang terus memberikan dukungan sejak ia mengalami cedera.

“Sangat berat menerima kenyataan harus absen untuk sementara waktu. Sekarang waktunya fokus pada pemulihan dan tetap mendukung tim dari luar lapangan. Saya akan bekerja sekeras mungkin untuk kembali secepat mungkin,” tulis Isak.

Ia juga menambahkan ucapan apresiasi kepada seluruh pendukung The Reds yang telah mengirimkan pesan dukungan. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi dorongan moral besar di masa sulit seperti sekarang.

Perkiraan Waktu Absen

Isak diprediksi harus menepi setidaknya selama dua bulan. Namun, pakar cedera sepak bola Ben Dinnery menilai Liverpool sebaiknya tidak terburu-buru memainkan sang striker. Fokus utama klub seharusnya adalah pemulihan jangka panjang serta kesiapan Isak untuk musim 2026/27.

Dinnery menjelaskan bahwa cedera patah tulang betis dengan komplikasi di pergelangan kaki bukanlah kasus sederhana. Proses pemulihan bisa berlangsung enam hingga delapan pekan, bahkan berpotensi lebih lama jika muncul kendala lanjutan. Ia menilai Isak kemungkinan baru akan kembali secara bertahap menjelang akhir musim.

Kontroversi Tekel Van de Ven

Cedera Isak juga memicu perdebatan. Pelatih Liverpool, Arne Slot, menyebut tekel Van de Ven sebagai tindakan ceroboh yang berisiko tinggi menyebabkan cedera serius. Menurutnya, tekel seperti itu hampir selalu berujung pada dampak buruk bagi pemain lawan.

Sebaliknya, pelatih Tottenham, Thomas Frank, membela anak asuhnya. Ia menilai aksi Van de Ven adalah respons alami seorang bek yang berusaha menggagalkan peluang gol. Frank menegaskan bahwa niat pemainnya murni untuk bertahan, bukan mencederai lawan, dan menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola.

Meski begitu, Frank menambahkan bahwa kedua pemain telah menyelesaikan persoalan tersebut secara pribadi, sebuah tanda bahwa situasi telah disikapi dengan dewasa oleh semua pihak.

Dengan proses pemulihan yang kini tengah berjalan, Liverpool dan para penggemarnya berharap Alexander Isak bisa kembali lebih kuat dan siap memberikan kontribusi maksimal di masa mendatang,

liputan oleh Goalpedia.me