Di Usia 35 Tahun, Mario Balotelli Masih Punya Hasrat Bermain Sepak Bola

Di Usia 35 Tahun, Mario Balotelli Masih Punya Hasrat Bermain Sepak Bola

Karier Mario Balotelli mungkin telah melewati banyak fase naik turun, namun hasratnya untuk tetap bermain sepak bola ternyata masih belum padam. Mantan striker tim nasional Italia itu kini memasuki babak baru dalam perjalanan profesionalnya setelah bergabung dengan klub ke-14 sepanjang kariernya.

Balotelli yang kini berusia 35 tahun pernah memperkuat sejumlah klub besar Eropa seperti Inter Milan, Manchester City, Liverpool FC, serta AC Milan. Dalam kariernya, ia juga sempat merasakan atmosfer kompetisi di beberapa negara seperti Italia, Inggris, Prancis, Turki, hingga Swiss.

Saat ini Balotelli melanjutkan kariernya di Uni Emirat Arab dengan memperkuat Al Ittifaq (UAE) yang berlaga di UAE First Division League, kasta kedua sepak bola profesional di negara tersebut.

Mantan rekan setimnya di tim nasional Italia, Giuseppe Rossi, mengungkapkan bahwa keputusan Balotelli untuk terus bermain bukanlah hal yang mengejutkan. Menurutnya, sejak dulu Balotelli memang dikenal sebagai pemain yang sangat mencintai permainan sepak bola.

Rossi mengatakan bahwa meskipun sering menjadi sorotan media karena berbagai kontroversi, Balotelli pada dasarnya hanya ingin tetap berada di lapangan dan menikmati permainan. Ia menilai kecintaan terhadap sepak bola adalah alasan utama mengapa Balotelli masih terus melanjutkan kariernya.

Balotelli sendiri memiliki catatan karier yang cukup mengesankan. Ia pernah meraih gelar di Premier League, Serie A, serta memenangkan FA Cup. Selain itu, ia juga mencatatkan 36 penampilan bersama Tim Nasional Italia dengan torehan 14 gol.

Kepindahannya ke Al Ittifaq juga berkaitan dengan proyek jangka panjang yang sedang dibangun klub tersebut. Presiden klub, Pietro Laterza, menjelaskan bahwa pihaknya ingin mengembangkan akademi serta memperkuat fondasi klub untuk naik ke kasta tertinggi sepak bola Uni Emirat Arab.

Menurut Laterza, pengalaman panjang Balotelli di berbagai liga top Eropa diharapkan dapat membantu proyek tersebut, terutama dalam memberikan inspirasi bagi para pemain muda yang berkembang di klub.

Dalam refleksi kariernya, Balotelli juga pernah menyebut masa bermainnya bersama Manchester City sebagai salah satu periode yang paling membentuk karakter dirinya. Ia merasa pengalaman hidup sendiri di Inggris tanpa keluarga memberinya pelajaran penting, baik dari kesalahan maupun tantangan yang harus dihadapi.

Balotelli juga mengingat momen selebrasi gol terkenalnya dengan tulisan “Why Always Me?” saat derby Manchester melawan Manchester United di Old Trafford. Selebrasi tersebut menjadi salah satu simbol dari perjalanan kariernya yang sering berada di bawah sorotan media.

Meski perjalanan internasionalnya bersama Italia hanya berlangsung dalam delapan tahun, Balotelli tetap mengaku bangga pernah membela negaranya. Ia juga mengaku masih merindukan kesempatan bermain untuk tim nasional.

Walaupun tidak selalu memenuhi ekspektasi di panggung global, kemampuan serta karakter unik Balotelli membuatnya tetap menjadi salah satu figur paling berwarna dalam dunia sepak bola modern.

liputan oleh Goalpedia.me

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *