Pertandingan sengit terjadi di ajang FA Cup ketika Chelsea FC harus berjuang hingga babak tambahan sebelum akhirnya menundukkan Wrexham AFC dengan skor 4-2. Laga yang berlangsung ketat itu bahkan sempat membuat The Blues berada di bawah tekanan setelah tim tuan rumah dua kali unggul lebih dulu.
Dalam duel yang penuh drama tersebut, Alejandro Garnacho muncul sebagai sosok penting yang memastikan kemenangan Chelsea. Setelah pertandingan berakhir, Garnacho menyebut laga tersebut sebagai salah satu yang paling sulit bagi timnya musim ini.
Ia mengakui bahwa Wrexham memberikan perlawanan luar biasa sepanjang pertandingan. Menurutnya, kemenangan itu sangat berarti karena diraih melalui perjuangan keras hingga menit akhir. Garnacho juga memuji assist yang diberikan oleh Dário Essugo dalam proses gol yang ia cetak pada babak tambahan.
Sejak awal laga, Wrexham tampil percaya diri dan bahkan mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Smith. Chelsea kemudian menyamakan kedudukan setelah terjadi gol bunuh diri dari kiper Arthur Okonkwo.
Namun tim tuan rumah kembali mengejutkan dengan gol kedua yang dicetak oleh Callum Doyle lewat penyelesaian yang cerdas di kotak penalti. Gol tersebut membuat tekanan terhadap Chelsea semakin meningkat.
Momentum pertandingan mulai berubah ketika Wrexham harus bermain dengan 10 orang setelah George Dobson menerima kartu merah. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan oleh Chelsea untuk menyamakan skor lewat gol Josh Acheampong yang memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.
Pada babak tambahan, kualitas pemain Chelsea akhirnya menentukan hasil pertandingan. João Pedro mencetak gol penting sebelum Garnacho menutup kemenangan tim London tersebut.
Legenda sepak bola Inggris Alan Shearer yang menjadi analis pertandingan menilai Chelsea memang mengalami malam yang sulit. Menurutnya, kompetisi piala sering kali tidak hanya soal bermain indah, tetapi tentang bagaimana tim mampu menemukan cara untuk lolos ke babak berikutnya.
Meski akhirnya tersingkir, Wrexham sebenarnya hampir menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui Lewis Brunt pada menit-menit akhir. Namun gol tersebut dianulir karena posisi offside.
Setelah pertandingan, Doyle mengakui timnya telah memberikan segalanya melawan klub besar dari liga yang lebih tinggi. Ia juga menegaskan bahwa timnya harus segera fokus pada pertandingan berikutnya sambil tetap menjaga ambisi untuk meraih promosi musim ini.
Sementara itu Chelsea kini menunggu hasil undian untuk mengetahui lawan mereka pada babak berikutnya di Piala FA, meski performa tim tetap menjadi bahan evaluasi setelah harus bersusah payah menghadapi perlawanan sengit dari Wrexham.
liputan oleh Goalpedia.me
