Sorotan tajam terhadap Casemiro mulai mereda. Jamie Carragher, pundit Sky Sports yang sempat melontarkan kritik keras kepada gelandang asal Brasil itu, kini melunakkan ucapannya setelah melihat peran penting Casemiro dalam kemenangan Manchester United atas Newcastle United.
Di bawah arahan Ruben Amorim, Casemiro perlahan kembali menunjukkan pengaruhnya di lini tengah Setan Merah. Pemain berusia 33 tahun itu menjadi starter reguler musim ini, termasuk saat United meraih kemenangan krusial yang membawa mereka kembali ke persaingan papan atas Liga Primer.
Dari Kritik Pedas ke Apresiasi Terbatas
Carragher sebelumnya dikenal sebagai salah satu pengkritik paling vokal Casemiro. Pada Mei 2024, ia bahkan menyebut kemampuan sepakbola sang gelandang “telah hilang” dan menyarankan agar Casemiro mempertimbangkan pensiun atau hijrah ke MLS maupun Arab Saudi. Namun, pandangan tersebut kini mulai bergeser.
Menjelang laga Boxing Day melawan Newcastle, Carragher mengakui adanya perubahan signifikan pada kondisi fisik dan permainan Casemiro. Menurutnya, sang gelandang terlihat lebih bugar dan ringan dibandingkan penampilannya yang mengecewakan di Selhurst Park musim lalu.
“Salut untuknya,” ujar Carragher di Sky Sports. “Dia tampak seperti pemain yang berbeda secara fisik. Jujur saja, itu patut diapresiasi.”
Peran Penting di Era Amorim
Casemiro menjadi figur sentral dalam sistem Amorim, mencatatkan 15 kali starter dari 16 penampilan liga serta menyumbang empat gol. Meski kontraknya memasuki fase akhir dan masa depannya belum pasti, kontribusinya di paruh musim ini tak terbantahkan.
Kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle, lewat gol Patrick Dorgu, menegaskan peran Casemiro sebagai jangkar yang memberi keseimbangan. Meski ditarik keluar pada menit ke-60, absennya Casemiro sempat membuat United berada di bawah tekanan—sebuah indikasi betapa vital kehadirannya di lapangan.
Bayang-bayang Kontrak dan Masa Depan
Dengan gaji besar dan kontrak yang akan berakhir, United diyakini tidak akan memperpanjang masa bakti Casemiro. Carragher menilai area gelandang akan menjadi prioritas rekrutmen klub pada bursa mendatang. Namun, untuk saat ini, Amorim masih mengandalkan pengalaman dan kepemimpinan Casemiro demi target kembali ke Liga Champions.
Terlepas dari spekulasi masa depan, Casemiro kini memiliki panggung untuk menjawab kritik dengan performa. Kebangkitannya menjadi bukti bahwa ia belum sepenuhnya habis di level tertinggi—setidaknya untuk musim ini—dan siap menutup kariernya di Eropa dengan kepala tegak.
liputan oleh Goalpedia.me
