Barcelona belum sepenuhnya yakin untuk mengikat Marcus Rashford secara permanen, meski penyerang Manchester United itu tampil impresif selama masa peminjamannya. Manajemen Blaugrana menilai Rashford masih perlu menunjukkan perkembangan di beberapa aspek penting sebelum keputusan akhir diambil menjelang paruh kedua musim.
Sejak bergabung dengan Barcelona, Rashford langsung memberi dampak signifikan. Ia telah mencatatkan tujuh gol dan delapan assist di semua kompetisi, menjadikannya salah satu rekrutan paling efektif musim ini. Kedatangannya sendiri terjadi setelah ia tersisih dari rencana Manchester United dan mencari kesempatan baru untuk menghidupkan kembali kariernya.
Pelatih Hansi Flick secara terbuka memuji profesionalisme dan mentalitas Rashford. Menurut Flick, adaptasi awal yang dijalani sang pemain kini telah terbayar, dengan Rashford mampu tampil sesuai kebutuhan tim, baik sebagai starter maupun pemain pengganti. Fleksibilitas itu membuatnya hampir selalu terlibat di setiap pertandingan, termasuk menjadi top skor Barcelona di Liga Champions musim ini.
Meski demikian, posisi Rashford tidak sepenuhnya aman. Kembalinya Raphinha dari cedera membuat persaingan di sektor sayap semakin ketat. Di balik kontribusi ofensifnya, staf pelatih menilai Rashford masih harus meningkatkan kontribusi defensif, terutama dalam hal pressing dan disiplin bertahan, yang menjadi tuntutan utama dalam sistem Flick.
Laporan media Spanyol menyebut Rashford termasuk salah satu pemain yang sedang “bermain untuk masa depan”. Barcelona puas dengan respons dan sikapnya sejauh ini, namun konsistensi dan kemauan beradaptasi dengan tuntutan taktik akan menjadi faktor penentu apakah klub akan mengaktifkan opsi pembelian di akhir musim.
Dalam kesepakatan pinjaman, terdapat klausul pembelian senilai 30 juta euro. Angka tersebut tergolong rendah untuk pemain dengan reputasi seperti Rashford, namun kondisi finansial Barcelona membuat klub berhati-hati. Manajemen diyakini akan berupaya menegosiasikan harga lebih rendah, sekaligus mempertimbangkan beban gaji besar yang saat ini ditanggung selama masa peminjaman.
Di sisi lain, Rashford menikmati kehidupannya di Spanyol. Ia mengaku merasa nyaman, diterima, dan tidak merasakan tekanan berlebih. Adaptasi terhadap budaya, bahasa, dan gaya sepakbola Spanyol justru memberinya pengalaman baru yang menyegarkan setelah periode sulit di Inggris.
Barcelona sendiri akan kembali melanjutkan kompetisi dengan menghadapi Espanyol dalam laga Derby Catalan. Penampilan Rashford di paruh kedua musim diperkirakan akan sangat menentukan, tidak hanya bagi ambisi tim, tetapi juga bagi masa depannya di Camp Nou.
Liputan oleh Goalpedia.me
