Kisah pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United kini mendapat respons pertama dari orang terdekatnya. Carlos Fernandes, asisten yang setia mendampingi Amorim sejak di Sporting CP hingga ke Old Trafford, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan pesan perpisahan yang bernada tenang namun penuh makna.
Fernandes menjadi satu-satunya anggota staf kepelatihan Amorim yang secara terbuka memberikan pernyataan sejak keputusan klub diumumkan. Sementara Amorim sendiri memilih bungkam, Fernandes menyampaikan refleksinya melalui unggahan media sosial, menyoroti pengalaman dan relasi yang terjalin selama singkatnya masa tugas di Manchester.
Dalam pesannya, Fernandes tidak menyinggung polemik atau ketegangan yang mengiringi akhir masa jabatan mereka. Ia justru menekankan rasa bangga dan apresiasi terhadap lingkungan klub yang menurutnya penuh tantangan sekaligus pembelajaran.
“Terima kasih, Manchester United,” tulis Fernandes. Ia mengungkapkan rasa hormat kepada para pemain, staf, dan suporter, seraya menegaskan bahwa bekerja di klub sebesar United bukan hanya soal kemampuan teknis, melainkan juga soal karakter. Baginya, periode tersebut menjadi bab penting dalam perjalanan karier kepelatihannya.
Nada reflektif itu seolah selaras dengan sikap Amorim sendiri setelah pemecatan. Sejumlah laporan menyebut pelatih asal Portugal tersebut meninggalkan Carrington dengan ekspresi ringan dan santai. Ia bahkan terlihat bercanda dengan stafnya, memunculkan kesan bahwa tekanan besar yang selama ini menyelimuti pekerjaannya telah terangkat.
Pada hari yang sama, Amorim juga tertangkap kamera berjalan santai di sekitar tempat tinggalnya di Cheshire. Alih-alih menunjukkan kekecewaan, ia tampak ramah dan tersenyum, memunculkan spekulasi bahwa sang pelatih telah mempersiapkan diri menghadapi akhir masa jabatannya jauh sebelum keputusan resmi klub diumumkan.
Di sisi lain, Manchester United kini bergerak cepat mencari sosok pengganti hingga akhir musim. Fokus manajemen disebut mengerucut pada dua mantan pemain yang memahami kultur klub: Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick. Keduanya dilaporkan sudah masuk tahap pembicaraan awal dengan pihak klub.
Solskjaer, yang saat ini tanpa klub usai berpisah dengan Besiktas, disebut berpeluang kembali lebih dari empat tahun setelah pemecatan pertamanya. Sementara Carrick, yang sempat menjadi manajer interim pada 2021, juga dinilai memiliki profil yang cocok dengan arah baru klub di bawah kendali INEOS.
Sambil menunggu keputusan final, Darren Fletcher dipercaya memimpin tim sebagai pelatih sementara. Ia telah menjalani laga perdananya dengan hasil imbang 2-2 melawan Burnley di Liga Primer. Fletcher menegaskan fokusnya sepenuhnya pada persiapan tim dan enggan membahas ambisi pribadi maupun proses penunjukan manajer baru.
Dengan situasi yang masih bergerak dinamis, Manchester United memasuki fase transisi penting, sementara kisah Amorim di Old Trafford pun resmi ditutup dengan berbagai cerita yang akan terus diperbincangkan.
Liputan oleh Goalpedia.me
