AC Milan menunjukkan keyakinan tinggi untuk mempertahankan Luka Modric setidaknya satu musim lagi. Meski telah menginjak usia 40 tahun, gelandang asal Kroasia itu masih menjadi figur sentral dalam proyek Massimiliano Allegri di San Siro.
Manajemen Rossoneri dikabarkan tengah menyiapkan langkah untuk mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak satu tahun. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain yang menginginkan kepastian peran utama di musim mendatang.
Adaptasi Sempurna di San Siro
Keputusan Modric meninggalkan Real Madrid pada musim panas 2025 sempat memunculkan tanda tanya. Bergabung dengan Milan melalui kontrak satu tahun sebagai free transfer, banyak pihak mengira ini hanya fase akhir kariernya di level elite.
Faktanya, Modric justru menjelma sebagai pengatur ritme permainan Milan. Ia telah mencatat hampir 2.000 menit bermain di berbagai kompetisi musim ini, menyumbang dua gol dan tiga assist. Meski statistiknya tidak mencolok, kontribusinya dalam mengatur tempo dan menjaga keseimbangan lini tengah dinilai sangat vital.
Hubungan profesional yang solid dengan Allegri juga menjadi faktor penting dalam pembahasan kontrak baru. Kepercayaan penuh dari pelatih membuat perannya tetap sentral dalam skema permainan tim.
Klausul Liga Champions dan Syarat Pribadi
Secara kontraktual, Milan memiliki opsi memperpanjang masa kerja Modric jika klub berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Klausul tersebut disebut mencakup kenaikan gaji hingga sekitar €4,5 juta per musim.
Namun, faktor finansial bukan prioritas utama bagi peraih Ballon d’Or tersebut. Ia ingin jaminan teknis bahwa dirinya tetap menjadi bagian penting dalam proyek tim, bukan sekadar pelengkap skuad. Modric disebut akan menunggu hingga akhir musim sebelum mengambil keputusan, sambil mengevaluasi kondisi fisik dan motivasi pribadinya.
Respek dari Rekan Setim
Kehadiran Modric juga memberi dampak besar di ruang ganti. Sejumlah rekan setim memuji profesionalisme dan kualitasnya. Mereka menilai pengalaman serta mentalitas juara yang dibawanya menjadi nilai tambah bagi skuad Milan.
Selain fokus pada Modric, manajemen juga bergerak mengamankan masa depan pemain senior lain seperti Mike Maignan dan Fikayo Tomori. Stabilitas skuad menjadi prioritas utama untuk menjaga konsistensi performa tim.
Alasan Memilih Milan
Dalam beberapa kesempatan, Modric mengungkapkan bahwa Milan menjadi pilihan karena reputasi dan sejarah klub yang menurutnya sebanding dengan Real Madrid. Ia merasa menemukan tantangan baru yang tetap menjaga standar kompetitif tinggi.
Dengan kontribusi yang masih signifikan dan ambisi klub yang terus berkembang, peluang Modric bertahan di San Siro terbuka lebar. Kini, para pendukung Milan hanya menanti keputusan sang maestro untuk kembali memimpin lini tengah Rossoneri musim depan.
liputan oleh Goalpedia.me
