Mantan bintang Real Madrid, Eden Hazard, memberikan pandangan mengejutkan mengenai masa depan Vinicius Junior. Ia menilai winger asal Brasil tersebut berpotensi mengakhiri karier sepak bolanya lebih cepat dari yang diperkirakan jika tekanan di luar lapangan terus berlanjut.
Hazard pernah berbagi ruang ganti dengan Vinicius selama empat musim di Santiago Bernabeu. Meski cedera membuat mereka hanya bermain bersama dalam 27 pertandingan, mantan kapten timnas Belgia itu merasa cukup mengenal karakter dan pola pikir sang pemain.
Menurut Hazard, Vinicius pada dasarnya adalah pemain yang sangat mencintai sepak bola dan menikmati permainan, sesuatu yang ia anggap mirip dengan dirinya saat masih bermain di Chelsea FC.
Namun, situasi yang mengelilingi Vinicius dalam beberapa waktu terakhir dinilai tidak sehat. Penampilan impresifnya bersama Real Madrid sering kali tertutupi oleh berbagai kontroversi, termasuk hinaan rasial serta ketegangan dengan suporter lawan.
Dalam wawancaranya dengan RTBF, Hazard menyebut bahwa kini banyak orang lebih fokus membicarakan hal-hal di luar lapangan dibandingkan kualitas permainan Vinicius.
Ia menilai kondisi tersebut bisa menjadi beban mental yang besar bagi pemain yang sebenarnya hanya ingin fokus menikmati sepak bola. Hazard bahkan mengaku merasa kasihan melihat tekanan yang harus dihadapi mantan rekan setimnya itu.
Menurut Hazard, bukan tidak mungkin Vinicius suatu saat memutuskan untuk berhenti bermain lebih awal. Ia menyebut tidak akan terkejut jika pada usia sekitar 30 tahun Vinicius memilih meninggalkan sepak bola karena merasa situasinya tidak berubah.
Selain itu, Hazard juga memberikan saran kepada Vinicius terkait cara ia mengekspresikan dirinya di lapangan. Ia menyarankan agar sang pemain tetap bermain dengan gaya sendiri, tetapi tetap berhati-hati agar tidak memicu reaksi negatif dari publik.
Hazard mencontohkan sosok Ronaldinho yang juga dikenal dengan gaya bermain ekspresif namun tetap disukai banyak orang. Ia percaya perubahan kecil dalam cara Vinicius merayakan momen di lapangan bisa membantu mengubah persepsi publik.
Meski menghadapi berbagai tekanan, Vinicius tetap menjadi pemain penting bagi Real Madrid di bawah pelatih Alvaro Arbeloa. Kontribusinya dalam pertandingan besar di La Liga maupun Liga Champions UEFA terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain kunci klub.
Real Madrid dan Vinicius dijadwalkan kembali bertanding saat menjamu Manchester City dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu.
liputan oleh Goalpedia.me
