Menjelang laga penting di Liga Champions UEFA, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pesan tegas kepada para pemainnya agar tetap bermain sesuai identitas tim saat menghadapi Real Madrid.
Pertandingan leg pertama babak 16 besar yang akan digelar di Santiago Bernabeu diprediksi menjadi salah satu duel terbesar di kompetisi tersebut. Guardiola menilai para pemainnya tidak boleh terlalu memikirkan kemungkinan kegagalan, melainkan harus fokus menampilkan gaya permainan mereka sendiri.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Guardiola menegaskan bahwa keberanian untuk bermain dengan karakter sendiri jauh lebih penting daripada rasa takut terhadap hasil akhir. Ia menyebut timnya harus tetap berani menghadapi lawan, bahkan jika risiko tersingkir dari kompetisi tetap ada.
Menurutnya, tekanan di fase gugur Liga Champions selalu sangat besar, terutama ketika menghadapi klub dengan sejarah panjang seperti Real Madrid di kandangnya sendiri. Namun ia menilai satu-satunya cara menghadapi situasi tersebut adalah dengan tetap memainkan sepak bola terbaik mereka.
Guardiola juga menyinggung bahwa pertandingan di level tertinggi sering kali ditentukan oleh detail kecil, seperti situasi bola mati atau kesalahan individu. Meski demikian, ia tetap menekankan bahwa timnya harus berusaha tampil lebih baik daripada lawan sepanjang pertandingan.
Pengalaman masa lalu juga menjadi bagian penting dari pesan Guardiola kepada para pemainnya. Ia mengingat berbagai momen sulit yang pernah dialami tim-tim yang ia latih di masa lalu, baik bersama FC Barcelona maupun Bayern Munich.
Guardiola mengakui bahwa beberapa kekalahan menyakitkan di Liga Champions, termasuk tersingkir dari kompetisi setelah tampil dominan, menjadi pengalaman berharga yang membentuk mental tim dalam menghadapi tekanan besar.
Meski Manchester City berhasil meraih gelar Liga Champions pada tahun 2023, Guardiola menilai skuad saat ini memiliki karakter yang sedikit berbeda. Sejumlah pemain yang menjadi bagian dari keberhasilan treble sudah tidak lagi berada di tim, sehingga ia kini bekerja dengan kelompok pemain yang lebih muda.
Musim ini, City memang sempat kehilangan poin di beberapa pertandingan domestik melawan tim seperti Nottingham Forest dan Brighton & Hove Albion. Namun mereka tetap mampu menjaga peluang untuk bersaing di beberapa kompetisi sekaligus.
Sementara itu, Real Madrid juga menghadapi situasi yang tidak sepenuhnya stabil menjelang pertandingan ini. Tim asuhan pelatih Alvaro Arbeloa sempat mengalami beberapa hasil kurang memuaskan di La Liga, termasuk kekalahan dari CA Osasuna dan Getafe CF.
Selain itu, Madrid juga harus menghadapi masalah cedera pada sejumlah pemain penting seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Rodrygo, Eder Militao, serta Alvaro Carreras.
Dengan berbagai kondisi tersebut, pertandingan antara Manchester City dan Real Madrid diperkirakan akan menjadi duel taktis yang sangat menentukan langkah kedua tim di Liga Champions musim ini.
liputan oleh Goalpedia.me
