Harry Kane Absen, Bayern Munich Terpukul dan Rekor Lewandowski Terancam Tak Terkejar

Harry Kane Absen, Bayern Munich Terpukul dan Rekor Lewandowski Terancam Tak Terkejar

Harapan Harry Kane untuk terus mengejar rekor gol di Bundesliga mendapat hambatan setelah penyerang andalan Bayern Munich tersebut dipastikan tidak tampil dalam laga melawan Borussia Monchengladbach. Absennya kapten timnas Inggris ini menjadi pukulan bagi tim asuhan Vincent Kompany, terutama karena Kane tengah berada dalam performa luar biasa musim ini.

Sejak bergabung dari Tottenham Hotspur pada 2023, Kane langsung menjadi mesin gol utama di lini depan Bayern. Penyerang berusia 32 tahun itu telah mengoleksi 30 gol liga hanya dari 24 pertandingan, sebuah catatan yang membuatnya berada di jalur untuk menantang berbagai rekor gol Bundesliga.

Momentum Kane sebenarnya sedang sangat tinggi setelah ia mencetak brace keempat secara beruntun dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Borussia Dortmund. Namun kondisi tersebut harus terhenti sementara setelah ia mengalami benturan pada bagian betis yang membuatnya tidak bisa diturunkan pada pertandingan berikutnya.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kompany menjelaskan kondisi beberapa pemain yang harus menepi. Ia menyebutkan bahwa Kane mengalami benturan di betis yang membuatnya belum sepenuhnya pulih. Meski demikian, pelatih asal Belgia tersebut menegaskan bahwa cedera tersebut tidak dianggap serius dan kemungkinan hanya membutuhkan waktu pemulihan singkat.

Selain Kane, Bayern juga harus kehilangan beberapa pemain lain seperti Hiroki Ito dan Alphonso Davies yang juga absen. Kompany tetap berusaha menjaga ketenangan dan menilai situasi tersebut sebagai hal yang biasa terjadi dalam perjalanan musim panjang.

Absennya Kane juga berdampak pada perburuan rekor gol yang saat ini masih dipegang oleh Robert Lewandowski. Striker asal Polandia itu mencatatkan 41 gol dalam satu musim Bundesliga pada musim 2020–21, sebuah rekor yang hingga kini belum terpecahkan.

Kane saat ini masih tertinggal 11 gol dari angka tersebut. Meski demikian, ia sebelumnya menyatakan tetap optimistis dan akan fokus menjaga konsistensi hingga akhir musim. Menurutnya, peluang memecahkan rekor tersebut baru akan benar-benar terlihat ketika musim memasuki periode akhir pada April atau Mei.

Di sisi lain, Bayern Munich masih berada dalam posisi yang kuat dalam perebutan gelar Bundesliga dengan keunggulan 11 poin di puncak klasemen. Namun jadwal padat juga menanti mereka karena setelah menghadapi Monchengladbach, Bayern akan segera bersiap menjalani leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League melawan Atalanta.

Situasi ini membuat tim Bavaria harus tetap menjaga konsistensi meski tanpa kehadiran striker utamanya. Sementara itu, publik menanti apakah Kane mampu kembali tepat waktu dan melanjutkan perburuan rekor yang selama ini menjadi salah satu cerita besar musim ini di Bundesliga.

liputan oleh Goalpedia.me

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *