Selebrasi Berujung Petaka: Cunha Terancam Sanksi Usai Jadi Penentu Kemenangan Man United

Selebrasi Berujung Petaka: Cunha Terancam Sanksi Usai Jadi Penentu Kemenangan Man United

Kemenangan dramatis Manchester United atas Arsenal justru menyisakan potensi masalah besar. Matheus Cunha tampil sebagai pahlawan lewat gol telat yang memastikan skor 3-2, namun luapan emosinya selepas mencetak gol kini menempatkannya di bawah sorotan serius otoritas sepakbola Inggris.

Insiden di Depan Kamera TV
Gol Cunha pada menit ke-87 membuat Old Trafford meledak. Namun dalam euforia tersebut, penyerang asal Brasil itu tertangkap kamera berteriak langsung ke arah lensa televisi saat berlari merayakan golnya. Ucapannya tidak terdengar sepenuhnya jelas, tetapi siaran langsung mengindikasikan adanya kata-kata kasar yang lolos ke publik.

Komentator Sky Sports, Peter Drury, bahkan langsung menyampaikan permintaan maaf kepada pemirsa di tengah siaran. Momen itu memperkuat dugaan bahwa selebrasi Cunha telah melampaui batas yang diperbolehkan.

Ancaman Hukuman dari FA
Manchester Evening News melaporkan bahwa tindakan Cunha berpotensi berbuntut larangan bermain. Regulasi FA secara tegas menyebutkan bahwa penggunaan bahasa ofensif, menghina, atau kasar dapat dikenai sanksi disipliner, termasuk kartu merah dan hukuman tambahan.

Meski wasit di lapangan tidak mengambil tindakan, FA memiliki wewenang untuk menjatuhkan hukuman retroaktif jika insiden tersebut tertangkap kamera dan disiarkan secara luas. Mengumpat langsung ke kamera dipandang sebagai tindakan yang disengaja dan merusak citra permainan, sehingga membuka pintu bagi proses disipliner lanjutan.

Peran Penting Cunha di Era Carrick
Terlepas dari kontroversi tersebut, kontribusi Cunha bagi United tak terbantahkan. Ia sebelumnya mencatatkan assist penting dalam kemenangan derby 2-0 atas Manchester City dan kembali menjadi pembeda saat menghadapi Arsenal.

Di bawah asuhan manajer interim Michael Carrick, Cunha menjelma sebagai super-sub yang mematikan. Meski tidak selalu menjadi starter, dampaknya terasa signifikan. Carrick pun memberikan pujian atas mentalitas dan profesionalisme sang pemain, yang mampu mengubah kekecewaan karena duduk di bangku cadangan menjadi kontribusi krusial di lapangan.

Statistik dan Posisi United
Sejauh ini, Cunha telah mencatatkan tujuh kontribusi gol dari 20 penampilan Liga Primer bersama United. Golnya ke gawang Arsenal mengokohkan posisi Setan Merah di peringkat keempat klasemen dengan 38 poin, unggul tipis atas Chelsea dan Liverpool dalam persaingan tiket Liga Champions.

United kini bersiap menghadapi dua laga kandang penting melawan Fulham dan Tottenham. Namun di balik momentum positif tersebut, bayang-bayang sanksi terhadap Cunha bisa menjadi gangguan serius bagi Carrick dan timnya dalam waktu dekat.

liputan oleh Goalpedia.me

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *