Arteta Geram! Kekalahan Dramatis dari Man United Guncang Ambisi Juara Arsenal

Arteta Geram! Kekalahan Dramatis dari Man United Guncang Ambisi Juara Arsenal

Langkah Arsenal dalam perburuan gelar Liga Primer mendapat pukulan telak setelah tumbang 2-3 dari Manchester United di Emirates Stadium. Kekalahan yang terasa janggal ini membuat Mikel Arteta tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya, terlebih karena The Gunners sempat mengontrol jalannya laga sebelum semuanya berbalik arah.

Dominasi Tanpa Hasil di Emirates
Arsenal sebenarnya memulai pertandingan dengan meyakinkan. Tekanan intens sejak menit awal berbuah gol pembuka melalui bunuh diri Lisandro Martinez. Peluang demi peluang tercipta, namun kegagalan memaksimalkan momen membuat United tetap hidup dalam pertandingan.

Situasi berubah drastis ketika kesalahan sendiri membuka jalan bagi gol balasan dari Brentford Mbeumo dan Patrick Dorgu. Meski Mikel Merino sempat membangkitkan harapan lewat gol penyeimbang, satu serangan cepat yang diakhiri Matheus Cunha mematahkan asa tuan rumah di menit-menit krusial.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Arsenal di kandang pada musim ini, sekaligus pertama kalinya mereka kebobolan tiga gol dalam satu laga sejak akhir 2023. Lebih jauh lagi, hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Arsenal menjadi tiga pertandingan liga secara beruntun.

Arteta: Kekalahan yang Sulit Diterima
Usai laga, Arteta mengakui hasil tersebut sangat menyakitkan. Ia menilai timnya tampil dominan di fase awal, namun satu kesalahan mengubah ritme pertandingan. Menurutnya, Arsenal kehilangan kendali permainan setelah momentum beralih, sementara United mampu memanfaatkan momen krusial dengan efisien.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pentingnya tetap mendukung para pemainnya di tengah kekecewaan. Baginya, kekalahan adalah bagian dari proses, dan Arsenal harus belajar serta bangkit agar tidak kehilangan arah dalam persaingan gelar.

Odegaard Akui Performa Tak Maksimal
Kapten Arsenal, Martin Odegaard, juga bersikap jujur menilai penampilan timnya. Ia mengakui Arsenal tidak tampil cukup baik, meski sempat menguasai babak pertama. Odegaard menekankan pentingnya kebersamaan dan kerja keras untuk segera merespons hasil negatif ini.

Ia juga mengingatkan bahwa persaingan Liga Primer selalu ketat, dan setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Meski demikian, ia optimistis Arsenal masih berada di jalur yang tepat untuk bangkit.

Dampak pada Papan Atas & Laga Berikutnya
Kekalahan ini membuat jarak Arsenal di puncak klasemen dengan Manchester City dan Aston Villa menyempit menjadi empat poin, membuka kembali persaingan gelar yang sempat terlihat aman.

Selanjutnya, Arsenal akan mengalihkan fokus ke Liga Champions sebelum kembali ke Liga Primer dengan lawatan ke markas Leeds United. Tantangan berat menanti, namun laga tersebut juga menjadi kesempatan bagi The Gunners untuk memulihkan kepercayaan diri dan menjaga asa juara tetap hidup.

liputan oleh Goalpedia.me

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *