Godaan €1 Miliar Mengintai: Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid Kian Tak Pasti

Godaan €1 Miliar Mengintai: Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid Kian Tak Pasti

Spekulasi besar kembali mengiringi nama Vinicius Junior. Winger andalan Real Madrid itu disebut-sebut masuk radar serius Liga Pro Saudi, yang tengah menyiapkan langkah sensasional untuk memboyong sang bintang ke Timur Tengah. Di tengah performa yang naik-turun dan hubungan yang belum sepenuhnya hangat dengan publik Bernabeu, masa depan Vinicius kini berada di persimpangan jalan.

Saudi Siapkan Tawaran Fantastis

Menurut laporan jurnalis olahraga Ben Jacobs, pembicaraan antara perwakilan Liga Pro Saudi dan kubu Vinicius sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, rencana konkret disebut akan diuji pada akhir musim 2025/26, ketika tawaran resmi bernilai raksasa siap dilayangkan ke meja Real Madrid.

Al-Ahli muncul sebagai klub terdepan yang siap menjadi pelabuhan baru Vinicius. Tim asal Jeddah itu dikabarkan berani menyodorkan kontrak senilai total €1 miliar, angka yang berpotensi memecahkan rekor dunia dan mengubah peta transfer sepak bola global.

Di sisi lain, Real Madrid sebenarnya masih berharap Vinicius meneken kontrak baru. Masa baktinya saat ini berlaku hingga Juni 2027. Namun, proses negosiasi diyakini melambat sejak pergantian pelatih, ketika Xabi Alonso mengambil alih tim sebelum akhirnya dipecat.

Relasi Retak dan Tekanan Publik

Hubungan Vinicius dengan Alonso disebut tidak berjalan mulus. Ketegangan itu semakin terasa setelah kekalahan dramatis dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, yang menjadi laga terakhir Alonso di kursi pelatih Madrid.

Musim ini pun bukan periode yang mudah bagi Vinicius. Ia kerap menjadi sasaran siulan fans sendiri akibat puasa gol panjang sejak Oktober. Dalam beberapa laga LaLiga, termasuk saat menghadapi Levante, Vinicius bahkan disorot bersama Jude Bellingham dan Federico Valverde, yang dianggap berada di sisi berseberangan dengan sang pelatih.

Salah satu momen paling emosional terjadi ketika Vinicius ditarik keluar dalam laga melawan Barcelona. Kamera menangkap luapan emosinya di pinggir lapangan, sebelum akhirnya ia menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung.

Bangkit di Panggung Eropa

Di tengah tekanan tersebut, Vinicius menunjukkan respons yang kuat. Saat menghadapi AS Monaco di Liga Champions, ia tampil gemilang dengan satu gol dan dua assist dalam kemenangan telak 6-0. Penampilan itu menjadi sinyal bahwa kualitasnya belum luntur, bahkan saat berada di bawah sorotan tajam.

Pelatih anyar Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tak ragu melontarkan pujian. Menurutnya, Vinicius adalah pemain emosional yang membutuhkan dukungan penuh dari lingkungan sekitar. Ketika mendapat kepercayaan, ia bisa menjadi pembeda dalam perburuan trofi.

Masa Depan Masih Terbuka

Dengan deretan bintang dunia yang sudah lebih dulu hijrah ke Liga Pro Saudi, godaan untuk Vinicius jelas bukan isapan jempol. Namun, kebangkitannya bersama Madrid juga bisa menjadi titik balik untuk mempertahankan posisinya sebagai pilar utama Los Blancos.

Apakah Bernabeu masih akan menjadi rumahnya, atau justru Vinicius tergoda kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola, semua akan ditentukan dalam beberapa bulan ke depan.

liputan oleh Goalpedia.me