Cari Penerus Ruben Amorim, Manchester United Dekati Pelatih Bundesliga Ini

MU Mulai Bergerak: Niko Kovac Masuk Radar Pengganti Ruben Amorim

Manchester United mulai menyusun langkah strategis untuk masa depan kursi pelatih mereka. Klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan telah melakukan pendekatan awal terhadap pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, yang kini mencuat sebagai salah satu kandidat kuat pengganti jangka panjang Ruben Amorim.

Pelatih berusia 54 tahun tersebut disebut-sebut masuk dalam daftar teratas incaran manajemen United. Kedekatannya dengan direktur teknik MU, Christopher Vivell, menjadi salah satu faktor utama yang mempermudah komunikasi antara kedua belah pihak. Vivell, yang dikenal memiliki jaringan luas di sepak bola Jerman, diyakini berperan besar dalam membuka jalur pendekatan ini.

United Lirik Opsi dari Bundesliga

Menurut laporan dari Jerman, Manchester United sudah mulai melakukan penjajakan awal terkait situasi Kovac di Dortmund. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana transisi menuju pelatih permanen, setelah era Ruben Amorim berakhir dan klub ingin keluar dari periode ketidakstabilan.

Kovac saat ini masih terikat kontrak bersama Dortmund hingga 2027, menyusul perpanjangan yang ia dapatkan berkat performa solid tim. Meski begitu, fakta bahwa United sudah “menanyakan ketersediaan” sang pelatih menunjukkan keseriusan mereka dalam memantau peluang yang ada. Gaya kepelatihan Kovac yang disiplin, terstruktur, dan berorientasi hasil dinilai cocok untuk membenahi fondasi tim di Old Trafford.

Liga Primer, Tantangan Impian

Walau fokus penuh bersama Dortmund, Liga Primer Inggris tetap menjadi magnet tersendiri bagi Kovac. Sumber terdekat menyebutkan bahwa melatih di Inggris merupakan target besar dalam kariernya. Ia disebut bisa membayangkan dirinya bekerja di Premier League suatu hari nanti, sebuah sinyal positif bagi klub-klub Inggris yang tengah mencari pelatih berpengalaman.

Manchester United bukan satu-satunya klub yang pernah mengaitkan diri dengan Kovac. Chelsea juga sempat mendiskusikan namanya secara internal setelah memutuskan kerja sama dengan Enzo Maresca, sebelum akhirnya mengambil arah berbeda. Hal ini menegaskan bahwa reputasi Kovac cukup tinggi di mata para eksekutif sepak bola Inggris.

Prinsip yang Pernah Menjauhkan dari Spurs

Nama Kovac sebelumnya juga sempat berada di radar Tottenham Hotspur sekitar empat setengah tahun lalu. Saat itu, Spurs menjadikannya kandidat utama pengganti Jose Mourinho. Namun, Kovac menolak tawaran tersebut karena memilih menghormati kontraknya bersama AS Monaco.

Keputusan itu diambil berdasarkan prinsip profesionalisme dan loyalitas terhadap proyek yang sedang ia bangun. Ironisnya, hanya enam bulan kemudian, Monaco justru memecatnya. Sementara Tottenham akhirnya menunjuk Nuno Espirito Santo. Meski demikian, sikap tegas Kovac terhadap prinsip inilah yang justru kini dinilai positif oleh manajemen Manchester United yang menginginkan sosok pemimpin stabil dan berkarakter kuat.

Performa Dortmund Jadi Jawaban

Di tengah berbagai spekulasi, Kovac tetap menunjukkan kualitasnya bersama Dortmund. Klub asal Ruhr tersebut kini bersaing di papan atas Bundesliga dan berada di jalur aman menuju Liga Champions. Manajemen Dortmund pun telah menunjukkan kepercayaan penuh dengan memperpanjang kontraknya.

Meski di Jerman gaya sepak bolanya kerap diperdebatkan karena dianggap kurang atraktif, pendekatan pragmatis Kovac justru dipandang ideal oleh klub-klub Liga Primer yang mengutamakan hasil dan konsistensi.

Untuk saat ini, Kovac belum memiliki rencana jangka pendek meninggalkan Dortmund. Namun, dengan ketertarikan Manchester United yang mulai menguat dan pintu Premier League yang terbuka, peluang melihatnya berkiprah di Inggris tampaknya hanya soal waktu.

liputan oleh Goalpedia.me