Harapan Manchester City untuk terus menempel ketat puncak klasemen Liga Primer kembali terpukul usai menelan kekalahan 0-2 dari rival sekota, Manchester United, dalam derby panas di Old Trafford, Sabtu malam. Dalam laga yang sarat tekanan itu, Erling Haaland kembali gagal menunjukkan ketajamannya, sementara Gianluigi Donnarumma justru menjadi satu-satunya sosok City yang tampil luar biasa meski akhirnya tak mampu mencegah kekalahan.
City tampil pincang sejak awal pertandingan. Absennya John Stones, Josko Gvardiol, dan Ruben Dias memaksa Pep Guardiola menurunkan lini belakang darurat yang diisi pemain-pemain muda. Situasi tersebut langsung dimanfaatkan United. Harry Maguire hampir membuka skor lewat sundulan jarak dekat yang membentur mistar, sebelum Patrick Dorgu memaksa Donnarumma melakukan penyelamatan krusial.
Tekanan tuan rumah terus mengalir. City sempat “diselamatkan” oleh bendera offside ketika gol Amad Diallo dan Bruno Fernandes dianulir, namun celah di lini pertahanan tetap terlihat jelas. United dengan mudah menembus barisan belakang City, membuat para pendukung tim tamu mulai waswas bahkan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, City menunjukkan sedikit perbaikan. Namun, lagi-lagi Donnarumma harus bekerja keras dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang dari peluang Amad dan Casemiro. Kiper asal Italia itu kembali menepis tembakan berbahaya Bryan Mbeumo, tetapi akhirnya kebobolan pada menit ke-65 lewat penyelesaian cerdas sang penyerang dalam skema serangan balik cepat.
Petaka City berlanjut. Pada menit ke-76, Patrick Dorgu mencetak gol kedua United setelah memanfaatkan kelengahan Rico Lewis. United bahkan hampir memperbesar keunggulan, namun tembakan spektakuler Amad hanya membentur tiang, disusul gol Mason Mount yang dianulir karena offside. Kekalahan ini berpotensi membuat City tertinggal hingga sembilan poin dari Arsenal jika sang pemuncak klasemen meraih kemenangan.
Rating Pemain Manchester City
Penjaga Gawang & Bek
Gianluigi Donnarumma (9/10):
Penampilan kelas dunia. Tanpanya, City bisa kalah dengan skor jauh lebih telak.
Rico Lewis (4/10):
Kurang tenang dan ceroboh. Kesalahannya berujung pada gol kedua United.
Abdukodir Khusanov (6/10):
Sempat gugup di awal, tetapi menunjukkan peningkatan dan beberapa intersepsi penting.
Max Alleyne (4/10):
Debut yang sulit dilupakan. Terlihat kewalahan dan ditarik keluar saat jeda.
Nathan Aké (5/10):
Bek paling senior di lini belakang muda City, namun gagal memberi rasa aman.
Gelandang
Phil Foden (4/10):
Nyaris tak terlihat di babak pertama dan tidak melanjutkan laga setelah jeda.
Rodri (4/10):
Kalah duel dan ritme dari Casemiro. Pengaruhnya sangat minim.
Bernardo Silva (5/10):
Berusaha mengontrol permainan, tetapi gagal memberi dampak nyata.
Penyerang
Antoine Semenyo (5/10):
Hari yang berat. Sentuhan dan keputusan akhirnya kerap mengecewakan.
Jeremy Doku (7/10):
Salah satu yang paling hidup. Aktif membantu bertahan dan menciptakan ancaman.
Erling Haaland (4/10):
Kembali “menghilang” di laga besar. Dijaga ketat Lisandro Martinez dan nyaris tanpa peluang sebelum ditarik keluar.
Cadangan & Manajer
Nico O’Reilly (5/10):
Kesulitan menghadapi kelincahan Amad.
Rayan Cherki (5/10):
Tidak mampu menghadirkan momen magis.
Tijjani Reijnders (5/10):
Memberi sedikit energi, namun tak cukup mengubah arah laga.
Rayan Aït-Nouri (5/10):
Kontribusi minim dari sisi lapangan.
Divine Mukasa (N/A):
Tidak cukup lama berada di lapangan untuk dinilai.
Pep Guardiola (4/10):
Keputusan menurunkan tim muda tak berbuah hasil. City kalah secara taktik, intensitas, dan mental di Old Trafford, sementara pergantian pemainnya gagal memberi dampak berarti.
liputan oleh Goalpedia.me
