Nama Ibrahimovic kembali mencuat di bursa transfer Eropa, kali ini bukan Zlatan, melainkan putranya, Maximilian. Winger muda AC Milan tersebut dikabarkan tengah membuka lembaran baru dalam kariernya dengan meninggalkan Rossoneri dan mendekat ke Ajax Amsterdam, klub yang pernah membesarkan nama sang ayah di awal karier profesionalnya.
Kabar ini menguat seiring laporan media Belanda, De Telegraaf, yang menyebut Ajax telah memulai pembicaraan dengan AC Milan terkait kemungkinan meminjam Maximilian Ibrahimovic, lengkap dengan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.
Ajax Jadi Tujuan Utama
Meski diminati beberapa klub Eredivisie, Maximilian disebut menempatkan Ajax sebagai prioritas utama. Pemain berusia muda yang saat ini memperkuat tim U-23 Milan itu dikabarkan tertarik mengenakan seragam putih-merah khas Ajax, klub yang memiliki sejarah panjang dalam mengembangkan talenta muda Eropa.
Ajax disebut berencana menurunkan Maximilian di tim akademi terlebih dahulu, sembari memberinya kesempatan berlatih bersama skuad utama di bawah arahan Fred Grim. Langkah ini dinilai sebagai jalur ideal untuk adaptasi dan pengembangan sang pemain di lingkungan yang terkenal ramah bagi pemain muda.
Maximilian sendiri masih terikat kontrak dengan Milan hingga 2027. Ia bahkan sempat merasakan atmosfer tim utama ketika masuk dalam skuad senior asuhan Massimiliano Allegri pada semifinal Piala Super Italia melawan Napoli Desember lalu, meski hanya duduk di bangku cadangan.
Menapak Jalan yang Pernah Dilalui Zlatan
Jika kesepakatan tercapai, kepindahan ini akan sarat makna simbolis. Maximilian akan mengikuti jejak Zlatan Ibrahimovic, yang menghabiskan periode penting dalam kariernya bersama Ajax antara 2001 hingga 2004. Di klub tersebut, Zlatan mencetak 48 gol dari 110 penampilan dan meraih empat trofi utama, termasuk dua gelar Eredivisie.
Kesuksesan di Ajax menjadi batu loncatan Zlatan menuju panggung sepakbola elite Eropa, sebelum berkelana ke Juventus, Inter, Barcelona, Milan, PSG, Manchester United, hingga LA Galaxy.
Kini, setelah gantung sepatu pada 2023 dan menjabat sebagai penasihat senior di Milan, Zlatan kembali melihat nama Ibrahimovic dikaitkan dengan Ajax—kali ini lewat generasi penerusnya.
Warisan Besar, Tantangan Nyata
Sebagai anak dari salah satu striker terbaik dunia, Maximilian tentu membawa ekspektasi besar. Namun, Ajax dikenal sebagai klub yang menilai pemain berdasarkan potensi dan kerja keras, bukan semata nama besar. Lingkungan ini diyakini bisa membantu Maximilian berkembang tanpa bayang-bayang berlebihan dari reputasi sang ayah.
Sementara itu, baik Milan maupun Ajax berharap aktivitas transfer Januari ini tidak mengganggu fokus tim utama masing-masing. Milan bersiap melanjutkan persaingan Serie A, sementara Ajax menatap agenda penting di kompetisi domestik Belanda.
Apakah Maximilian Ibrahimovic benar-benar akan membuka babak baru di Amsterdam, masih menunggu kepastian. Namun satu hal jelas, jejak Zlatan kembali menjadi inspirasi, bukan sebagai beban, melainkan sebagai arah perjalanan.
Liputan oleh Goalpedia.me
