Arah karier Marcus Rashford mulai menemukan kepastian. Barcelona dikabarkan telah mengambil keputusan untuk mengupayakan transfer permanen penyerang Manchester United tersebut setelah masa peminjamannya berakhir. Rashford hijrah ke Camp Nou pada musim panas lalu dengan status pinjaman, menyusul hubungannya yang memburuk dengan manajer United saat itu, Ruben Amorim.
Pemecatan Amorim pada awal pekan ini sempat membuka spekulasi bahwa Rashford bisa kembali masuk rencana Setan Merah musim depan. Namun perkembangan di Spanyol justru mengarah sebaliknya, dengan Barcelona sangat puas terhadap kontribusi sang pemain dan ingin mempertahankannya lebih lama.
Sejak berseragam Blaugrana, Rashford berhasil menghidupkan kembali performa terbaiknya. Penyerang berusia 28 tahun itu telah mencatat dua gol dan enam assist di semua kompetisi, serta menjadi bagian penting dalam laju Barcelona mempertahankan gelar La Liga. Tim asuhan Hansi Flick kini memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas rival abadi mereka, Real Madrid.
Barcelona menyertakan opsi pembelian senilai €30 juta dalam kesepakatan peminjaman Rashford, dengan biaya pinjam sebesar €5 juta. Angka tersebut dinilai sepadan dengan dampak yang diberikan sang pemain. Bahkan, dukungan internal terhadap perekrutan permanen Rashford terbilang kuat, setelah jajak pendapat anggota klub menunjukkan lebih dari separuh responden mendukung langkah tersebut.
Dari sisi pemain, Rashford juga tidak menutupi keinginannya untuk bertahan. Ia mengaku merasa nyaman baik di dalam klub maupun di kota Barcelona, serta menikmati tekanan tinggi yang datang bersama status sebagai pemain Blaugrana. Bagi Rashford, ekspektasi besar justru menjadi bahan bakar motivasi untuk tampil maksimal dan terus bersaing di level tertinggi.
“Saya ingin berada di klub yang menuntut kemenangan,” ungkapnya dalam wawancara sebelumnya. Rashford menegaskan fokus utamanya adalah membantu tim meraih trofi, bukan sekadar memastikan masa depan pribadinya.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, turut memberikan apresiasi terhadap sikap profesional Rashford. Ia menyoroti mentalitas sang pemain yang selalu menempatkan kepentingan tim di atas segalanya, bahkan ketika tidak dimainkan sebagai starter. Sikap tersebut dinilai selaras dengan nilai-nilai yang ingin dibangun Flick di ruang ganti Barcelona.
Dalam waktu dekat, Rashford berpeluang menambah koleksi trofinya bersama Blaugrana saat Barcelona menghadapi Real Madrid di final Piala Super Spanyol. Laga tersebut bisa menjadi panggung besar lainnya bagi Rashford untuk menegaskan bahwa kebangkitannya di Camp Nou bukan sekadar kebetulan, melainkan awal dari babak baru dalam kariernya.
liputan oleh Goalpedia.me
