John Herdman Sebut Indonesia “Mirip Kanada”, Ungkap Alasan Terima Tantangan dari PSSI

John Herdman Sebut Indonesia “Mirip Kanada”, Ungkap Alasan Terima Tantangan dari PSSI

John Herdman akhirnya membeberkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran PSSI untuk menangani timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu menilai proyek yang ditawarkan memiliki kesamaan kuat dengan perjalanan yang pernah ia jalani bersama Kanada, terutama dari sisi potensi dan besarnya dukungan publik.

PSSI resmi menunjuk Herdman sebagai pelatih baru timnas Indonesia untuk menggantikan Patrick Kluivert. Ia diikat kontrak jangka panjang dan dibebani target ambisius, yakni membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2030. Dalam pandangan Herdman, federasi memang sedang mencari sosok dengan pengalaman konkret dalam proses kualifikasi menuju ajang tertinggi sepakbola dunia.

Herdman dikenal sebagai pelatih dengan rekam jejak unik. Ia menjadi satu-satunya pelatih yang pernah membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia. Bersama timnas wanita Kanada, ia mencapai perempat-final Piala Dunia Wanita 2015, sebelum kemudian mengantarkan timnas pria Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang.

Menurut Herdman, Indonesia memiliki fondasi yang mengingatkannya pada Kanada di masa awal proyek. Ia melihat negara besar dengan basis penggemar fanatik, potensi pemain lokal yang luas, serta peluang memaksimalkan pemain keturunan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Kombinasi tersebut menjadi faktor utama yang membuatnya yakin menerima tantangan baru di Asia Tenggara.

Tak hanya soal teknis, Herdman juga menaruh perhatian besar pada aspek budaya. Berbeda dengan pendekatan pelatih sebelumnya, ia justru ingin lebih banyak menetap di Indonesia saat tidak ada agenda pertandingan. Baginya, memahami kehidupan sehari-hari, adat istiadat, dan karakter masyarakat menjadi kunci untuk membangun hubungan yang kuat dengan para pemain.

Dalam waktu dekat, Herdman dijadwalkan tiba di Jakarta untuk diperkenalkan secara resmi kepada publik. Tugas pertamanya adalah memimpin timnas Indonesia pada ajang FIFA Series yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada periode FIFA Matchday 23–31 Maret. Setelah itu, ia akan melanjutkan agenda timnas di kalender FIFA sepanjang tahun, termasuk persiapan menuju Piala AFF 2026.

Dengan pendekatan menyeluruh dan pengalaman membawa tim berkembang dari nol hingga menembus Piala Dunia, Herdman diharapkan mampu menanamkan fondasi baru bagi timnas Indonesia dan menjadikan mimpi tampil di panggung dunia sebagai target realistis, bukan sekadar wacana.

Liputan oleh Goalpedia.me