Ruben Amorim Enggan Kupas Taktik, Tegang dengan Wartawan Jelang Laga Manchester United

Ruben Amorim Enggan Kupas Taktik, Tegang dengan Wartawan Jelang Laga Manchester United

Suasana konferensi pers Manchester United memanas ketika Ruben Amorim menolak membahas perubahan pendekatan taktik yang mulai ia terapkan. Pelatih asal Portugal itu terlihat kesal saat terus didesak soal keputusannya tidak lagi sepenuhnya berpegang pada formasi 3-4-3 yang selama ini identik dengan dirinya.

Amorim mendapat pertanyaan berulang terkait pernyataan lamanya yang menyiratkan kesediaan untuk beradaptasi demi memaksimalkan potensi skuad United. Namun, alih-alih memberi penjelasan, ia memilih menutup pembahasan dan mengarahkan fokus sepenuhnya ke laga melawan Leeds.

Sejak awal karier kepelatihannya, Amorim dikenal sebagai penganut setia sistem tiga bek. Pendekatan itu ia bawa ke Old Trafford, meski hasil yang didapat sejauh ini belum konsisten. Spekulasi soal perubahan formasi pun menguat ketika United tampil dengan empat bek dalam laga imbang kontra Bournemouth, memicu pertanyaan apakah Amorim mulai meninggalkan prinsip awalnya.

Dalam pernyataan sebelumnya, Amorim sempat mengakui bahwa untuk menerapkan sistem idealnya dibutuhkan waktu dan sumber daya besar. Ia menilai kondisi tersebut tidak sepenuhnya memungkinkan dalam waktu dekat, sehingga adaptasi menjadi opsi realistis. Ucapan itu kemudian menjadi bahan perdebatan luas di kalangan suporter dan media.

Ketika diminta mengklarifikasi, Amorim justru bersikap defensif. Ia menegaskan tidak menyesali pernyataannya, tetapi menolak menjadikannya bahan diskusi publik. Ketegangan memuncak saat ia menanggapi salah satu pertanyaan dengan nada sarkastik, sebelum petugas media klub mengalihkan sesi tanya jawab.

Di tengah situasi tersebut, tekanan terhadap Amorim memang semakin terasa. Meski masih mendapat dukungan sebagian suporter, kritik bermunculan menyusul hasil imbang mengecewakan melawan Wolves. Beberapa keputusan pergantian pemain juga menuai tanda tanya, termasuk dari pengamat seperti Gary Neville.

Namun Amorim tetap kukuh membela pilihannya. Ia menegaskan bahwa sebagai manajer, dirinya memiliki pemahaman paling utuh tentang kondisi tim. Menurutnya, keputusan diambil berdasarkan evaluasi langsung di lapangan, mulai dari kondisi fisik pemain hingga kebutuhan taktis dalam situasi tertentu.

Manchester United kini bersiap menghadapi ujian berikutnya dengan bertandang ke markas Leeds. Amorim menyadari tantangan besar yang menanti, terlebih dengan sejumlah pemain kunci yang masih absen karena cedera dan tugas internasional. Ia juga mewaspadai kecepatan serta fleksibilitas taktik Leeds yang sedang berada dalam tren positif.

Bagi Amorim, fokus saat ini bukan menjelaskan filosofi di depan mikrofon, melainkan membawa United kembali ke jalur kemenangan. Laga melawan Leeds pun menjadi momen penting untuk meredam kritik dan membuktikan bahwa adaptasi yang ia lakukan benar-benar membawa dampak positif.

Liputan oleh Goalpedia.me