Arah karier Mohamed Salah kembali menjadi bahan perbincangan setelah muncul kabar pendekatan dari Fenerbahce. Namun, respons dari pihak sang pemain justru memperjelas peta masa depannya yang kini disebut hanya mengarah ke dua tujuan.
Pendekatan Fenerbahce Ditolak Tegas
Laporan dari media Turki menyebutkan bahwa perwakilan Fenerbahce sempat menjalin komunikasi dengan agen Salah, Ramy Abbas. Kontak tersebut bertujuan menggali kemungkinan transfer ke Istanbul di tengah situasi sang penyerang yang tak lagi sepenuhnya dominan di Liverpool musim ini.
Hasilnya, pintu langsung tertutup. Abbas menepis rumor tersebut dan menegaskan bahwa kliennya tidak mempertimbangkan pindah ke Turki.
Dua Opsi yang Dipertimbangkan Salah
Dalam pernyataan yang dikutip media Turki Sabah, Abbas menyampaikan sikap tegas kepada pihak Fenerbahce.
“Dia akan tetap di Liverpool atau pindah ke Arab Saudi,” ujarnya, sekaligus menutup spekulasi lain yang beredar.
Pernyataan ini memperjelas bahwa meski namanya dikaitkan dengan sejumlah klub, Salah tidak tertarik membuka opsi baru di luar dua jalur tersebut.
Mengapa Masa Depan Salah di Liverpool Dipertanyakan?
Musim 2025/26 berjalan tidak sepenuhnya mulus bagi Salah. Perubahan pendekatan di bawah Arne Slot membuat perannya tak lagi selalu pasti di starting XI. Situasi itu sempat memicu reaksi emosional dari sang pemain, yang merasa kontribusinya tidak lagi dihargai seperti sebelumnya.
Dari sisi statistik, Salah mencatatkan lima gol dan empat assist dari 20 penampilan di semua kompetisi. Angka itu masih solid, tetapi jelas berada di bawah standar tinggi yang ia tetapkan sejak bergabung dengan Liverpool pada 2017.
Faktor Finansial dan Daya Tarik Arab Saudi
Salah masih terikat kontrak hingga 2027 dengan gaji besar, menjadikannya target yang sulit dijangkau klub-klub Eropa. Kondisi ini membuat Liga Pro Saudi menjadi alternatif paling realistis jika ia meninggalkan Anfield. Selain nilai kontrak yang fantastis, status global Salah juga dianggap ideal untuk meningkatkan daya tarik liga tersebut.
Liverpool di Persimpangan Keputusan
Bagi Liverpool, situasi ini menghadirkan dilema. Melepas Salah bisa memberi suntikan dana segar, tetapi berisiko mengurangi daya gedor tim. Sebaliknya, mempertahankannya tanpa kepastian peran yang jelas bisa memperpanjang ketegangan di ruang ganti.
Dengan jendela transfer yang semakin dekat dan Salah masih tampil di Piala Afrika, masa depan sang bintang Mesir akan terus menjadi sorotan. Apakah ia bertahan sebagai ikon Anfield, atau memilih tantangan dan kekayaan di Arab Saudi, akan sangat ditentukan oleh dinamika beberapa bulan ke depan.
liputan oleh Goalpedia.me
