Marcus Rashford akhirnya angkat suara mengenai masa depannya di tengah performa positif bersama Barcelona. Penyerang timnas Inggris itu menegaskan dirinya merasa nyaman di Catalunya dan tidak melihat kepindahannya sebagai beban, melainkan kesempatan untuk kembali berkembang di level tertinggi sepak bola Eropa.
Didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman untuk musim 2025/26, Rashford langsung memberi dampak bagi skuad asuhan Hansi Flick. Barcelona sendiri menutup tahun 2025 di puncak klasemen La Liga, memanfaatkan inkonsistensi Real Madrid dan menjaga momentum dalam perburuan gelar.
Kontribusi Nyata Rashford di Paruh Musim
Barcelona mencatat delapan kemenangan beruntun di liga sejak kekalahan El Clasico pada Oktober lalu. Di tengah persaingan ketat di lini serang, Rashford mampu mencatatkan dua gol dan enam assist di semua kompetisi paruh pertama musim ini. Meski harus bersaing dengan Raphinha di sisi kiri, Rashford tetap menunjukkan etos kerja tinggi dan fleksibilitas permainan.
Performa tersebut membuka peluang Barcelona untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai £22 juta di akhir musim. Sejumlah laporan di Spanyol menyebut manajemen Blaugrana serius mempertimbangkan langkah tersebut.
Rashford: Fokus Menang, Bukan Sekadar Bertahan
Dalam wawancara dengan media Spanyol, Rashford menegaskan bahwa keinginannya bertahan di Barcelona bukan didasari rasa tertekan, melainkan ambisi untuk terus menang.
“Yang saya inginkan adalah tetap di Barca. Ini klub besar dengan mental juara. Saya berlatih keras bukan karena takut kembali, tetapi karena tujuan saya adalah membantu tim meraih trofi,” ujar Rashford.
Ia juga mengungkapkan proses adaptasinya berjalan mulus sejak hari pertama. Menurutnya, lingkungan klub dan kota Barcelona memberinya kenyamanan yang dibutuhkan untuk kembali menikmati sepak bola.
Tekanan Tinggi, Motivasi Positif
Rashford menepis anggapan bahwa tekanan di Barcelona menjadi beban. Baginya, ekspektasi besar justru menjadi bahan bakar untuk tampil maksimal.
“Ada tekanan di sini, tapi ini bukan tekanan negatif. Ini tekanan yang diinginkan setiap pemain. Saya tidak cocok berada di klub tanpa tuntutan tinggi. Di sini, semuanya mendorong saya untuk terus berkembang,” tegasnya.
Ia pun menyebut Barcelona sebagai tempat yang ideal untuk melanjutkan kariernya, sembari menyerahkan keputusan akhir soal masa depan kepada proses yang akan berjalan.
Flick Apresiasi Sikap Profesional Rashford
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sebelumnya juga memuji sikap Rashford yang dinilai dewasa dan berorientasi tim. Flick mengungkapkan bahwa Rashford selalu menerima keputusan pelatih dengan lapang dada, bahkan ketika tidak diturunkan sebagai starter.
“Bagi dia, yang terpenting adalah tim menang. Mentalitas seperti ini sangat penting di klub sebesar Barcelona,” kata Flick.
Menatap Paruh Kedua Musim
Barcelona menutup laga terakhir sebelum jeda musim dingin dengan kemenangan 2-0 atas Villarreal. Blaugrana dijadwalkan kembali beraksi pada awal Januari 2026 dengan menghadapi Espanyol dalam laga derby Catalan yang diprediksi berlangsung ketat.
Dengan performa yang terus meningkat dan dukungan penuh dari pelatih, Rashford kini berada di posisi krusial untuk menentukan masa depannya, sekaligus menjadi bagian penting dari proyek Barcelona ke depan.
liputan oleh Goalpedia.me
