Arsenal memastikan diri kembali ke singgasana klasemen Liga Primer setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Everton di Hill Dickinson Stadium. Laga berjalan keras dan minim peluang bersih, namun satu momen krusial di babak pertama cukup bagi The Gunners untuk membawa pulang tiga poin sekaligus menggeser Manchester City dari puncak klasemen.
Gol semata wayang tercipta pada menit ke-27 melalui titik putih. Viktor Gyokeres dengan tenang menuntaskan penalti setelah Jake O’Brien melakukan handball di dalam kotak terlarang. Jordan Pickford sempat mencoba mengganggu konsentrasi eksekutor, tetapi sepakan keras penyerang asal Swedia itu tak terbendung.
Everton sebenarnya mencoba bangkit di babak kedua. Dua insiden di kotak penalti Arsenal memicu protes keras tuan rumah, termasuk tekel Martin Zubimendi terhadap Thierno Barry serta duel Barry dengan William Saliba yang ditinjau VAR. Namun wasit dan VAR tetap bergeming, membuat The Toffees gagal mendapatkan hadiah penalti.
Dengan kemenangan ini, Arsenal menutup laga sebelum Natal di puncak klasemen dan menatap rangkaian jadwal padat melawan Brighton, Aston Villa, serta Bournemouth, usai lebih dulu menghadapi Crystal Palace di ajang Piala Liga.
Rating Pemain Arsenal
David Raya (7/10)
Nyaris tanpa ancaman serius sepanjang laga. Sigap saat dibutuhkan dan tampil tenang di bawah tekanan akhir pertandingan.
Riccardo Calafiori (7/10)
Bekerja keras meredam serangan Everton dari sisi kanan. Disiplin bertahan dan jarang kehilangan posisi.
Piero Hincapie (6/10)
Menjaga garis pertahanan tinggi dengan cukup baik. Beruntung lolos dari kartu kuning setelah pelanggaran di babak kedua.
William Saliba (6/10)
Mengalami malam yang menegangkan. Keputusan wasit yang tidak menunjuk titik putih membuatnya bernapas lega.
Jurrien Timber (7/10)
Solid di lini belakang sekaligus aktif membantu serangan. Kombinasi dengan Saka memberi dimensi ekstra di sisi kanan.
Martin Odegaard (7/10)
Memimpin tim dengan kerja keras dan disiplin. Perannya terasa saat Arsenal harus bertahan di fase akhir laga.
Martin Zubimendi (6/10)
Tampil penuh energi namun sempat berada di situasi berbahaya akibat tekel di area penalti.
Declan Rice (7/10)
Tak banyak sorotan, tetapi perannya krusial dalam memutus alur serangan Everton dan menjaga keseimbangan tim.
Bukayo Saka (7/10)
Aktif dan agresif, meski gagal mencatatkan gol. Ancaman konstan bagi lini belakang Everton.
Viktor Gyokeres (7/10)
Tenang saat mengambil penalti. Kontribusinya di luar gol cukup efektif sebelum digantikan di babak kedua.
Leandro Trossard (8/10)
Pemain paling berbahaya Arsenal malam itu. Kreatif, tajam, dan hanya kurang beruntung karena tembakannya membentur tiang.
Pemain Pengganti & Pelatih
Gabriel Jesus (7/10)
Memberi energi baru di lini depan, meski tak menciptakan peluang menentukan.
Gabriel Martinelli (6/10)
Masuk untuk mengamankan keunggulan dan menjalankan tugasnya dengan rapi.
Mikel Merino (N/A)
Masuk di menit akhir tanpa cukup waktu untuk dinilai.
Mikel Arteta (7/10)
Kemenangan pragmatis yang menunjukkan ketahanan mental timnya. Arsenal mungkin tak dominan, tetapi efektif dan solid saat dibutuhkan.
liputan oleh Goalpedia.me
